Pesisir Barat_Lampung.,
Diduga adanya penusukan terhadap seorang warga yakni Nadiel Ardiansyah(21) tahun warga pekon way batang Kecamatan Lemong Kabupaten Pesisir Barat Provinsi lampung, yang diduga pelaku penusukan seorang oknum peratin pekon parda haga yang masih aktif. Kejadian pada hari kamis (26/03/2026) sekira pukul, 03,00 subuh WIB.
Menurut saksi (Mr.X) dilokasi sebelum kejadian tersangka mendatangi korban yang pada saat itu korban lagi nonton sedang ada acara kekiciran berada di pekon parda haga bersama rekannya.
Tiba-tiba tersangka datang dan langsung menarik korban ke samping rumah, di situlah terjadilah peristiwa berdarah tersebut. Pertikaian keduanya terhenti saat (saksi) melerai dan kemudian mengajak korban pergi dari lokasi menuju puskesmas setempat guna untuk mendapatkan pengobatan dan perawatan tim medis.
Akibat peristiwa kejadian tersebut korban mengalami luka serius luka tusuk dibagian paha kaki yang disebabkan oleh Senjata Tajam (Sajam) dan mengalami trauma yang mendalam.
Ketua DPC GRIB Jaya Kabupaten Pesisir Barat, Maryanta (yang akrab disapa Riyan). Dengan tegas mengecam dugaan tindakan brutal yang dilakukan oleh oknum Peratin (Kepala Desa) di salah satu pekon di wilayah tersebut.
Pernyataan keras ini muncul sebagai respon terhadap insiden kekerasan yang melibatkan oknum pejabat desa. Ketua Grib Jaya mendesak agar proses hukum dilakukan secara transparan dan adil. Berikut adalah poin-poin utama terkait sikap DPC GRIB Jaya Pesisir Barat:
Kecaman Terhadap Kekerasan: Riyan Ketua DPC Grib Jaya Pesibar menyatakan “bahwa tindakan arogan atau brutal oleh oknum Peratin tidak dapat ditoleransi karena mencederai kepercayaan masyarakat terhadap aparatur pekon.
Desak Proses Hukum: Organisasi ini mendorong pihak kepolisian (Polsek Pesisir Utara) untuk menindaklanjuti laporan tersebut sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku tanpa pandang bulu.
Pendampingan Korban: Sebagai organisasi masyarakat, GRIB Jaya berkomitmen untuk mengawal kasus ini hingga tuntas guna memastikan keadilan bagi pihak. (Tim)
